Langsung ke konten utama

Jagan patah semangat

 

Jagan patah semangat



            Ketika kita melakukan sesuatu tentunya dengan harapan membuahkan hasil yang baik bagi diri kita maupun memberikan dampak baik kepada orang lain. Aktifitas yang dilakukan oleh seseorang itu berharap memperoleh keuntungan bukan kerugian, akan tetapi ketika kita melakukan sesuatu hendaknya dapat memberikan keuntugan di dunia dan di akhirat.

            Ketika kita memiliki cita-cita atau suatu keinginan dan keinginan itu belum tercapai makan jaganlah mudah putus asa. Tanamkan dalam hati kesunguhan untuk meraih cita-cita tersebut.

Adakalanya kita tidak perlu menceritan cita-cita atau keinginan kita kepada orang lain, cukup dengan pembuktian. Semisal kita memiliki cita-cita untuk menjadi pengusaha dan memiliki suatu perusahaan yang besar dan bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain dan memiliki keinginan menjadi pendidik untuk terus belajar serta mengamalkan sedikit ilmu yang dimilikinya. Jika cita-cita kita utarakan kepada orang yang salah terkadang orang tersebut tidak mendukung atau tidak memberikan semangat terkadang malah menyepelekan dan menjatuhkan.

Akan tetapi jika kita memiliki cita-cita yang tinggi kita juka perlu menceritakan kepada orang yang tepat, yang bisa memberi semnagat, memberi pengarahan serta mendoakan. Cita-cita yang tinggi jangan hanya berorientasi di dunia saja akan tetapi cita-cita yang mengarahkan kepada kehidupan yang kekal yaitu akherat.

Perlu kita ketahui bahwasanya tidak ada keberhasilan yang bisa diraih tanpa upaya dan doa. Perangilah sifat malas pada diri kita, sebab kemalasan membuat manusia untuk bermalas malasan dalam berusaha dan berdoa. Akibatnya manusia malas untuk menjemput takdir suksesnya.

Jagan sampai kita memanjakan diri, berdiam diri dan berkhayal atau berangan angan menjadi orang yang sukses di dunia dan bahagia di surga. jagan sampai kita tetap dan tak melakukan apapun untuk mengejar impian itu. Tidak ada kesuksesan yang diraih tanpa usaha, pengorbanan dan doa.

Seorang cendekiawan muslim yang terkenal, Ibnu Al Jauzi pernah berkata, ‘’ sekiranya engkau bisa melampaui ( pencapaian) setiap sosok ulama dan ahli zuhud, maka lakukanlah ! karena mereka adalah manusia (biasa ) dan engkaupun juga manusia ( biasa ). dan tidaklah seseorang duduk ( berpangku tangan ) kecuali dikarenakan hina dan rendahnya cita-cita.

Maksud beliau, tak pernah ada cita cita yang terlalu tinggi selama kita melihat ada orang lainyang pernah mencapainy. jika orang lain bisa, maka yakinlah bahwa kitapun akan bisa mengapainya.

Sering kita dengan istilah burung terbang dengan sayapnya, manusia terbang dengan cita citanya. Jangan takut memiliki cita cita yang tinggi. dan gantunglah cita-cita itu kepada Allah swt.

Jagan patah semangat dalah hal apapun, semisal kita telah melakukan kesalahan atau telah berbuat dosa, maka jagan sedih dan jangan menyesal berkepanjagan yang hanya berpangku tanggan sehingga tidak melakukan hal-hal kebaikan.

Saat ngji ibu nyai setelah membacakan kitab dan para murid maknani kitab tersebut, setelah beberapa pembahasan sudah di bacakan beliau memberikan penjelasan dari kitab tersebut. Beliau menjelaskan tentang maksiat dan taubat, jika seseorang telah melakukan dosa  kecil maka segeralah bertaubat pada Allah SWT, dan tutupilah dosa-dosa kecil tersebut dengan memperbahyak melakukan amalan kebaikan.

Berwudhulah, lakukan sholat taubat dan lakukanlah kebaikan-kebaikan yang bisa menutupi dosa kecil yang telah dilakukan dengan bersedekah, berdzikir dan melakukan amal sholeh lainya.

 

 

Tulungagung 5/11/2020

 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidak rugi memiliki mimpi

 Tidak rugi memiliki mimpi Orang yang memiliki mimpi tidaklah rugi. Sebab bermimpi tidaklah memerlukan biaya. Saya teringat dawuh guru saat belajar " bermimpilah pada malam hari dan wujudkan mimpi itu pada siang hari"  Seperti istilah yang tidak asing lagi yang sering kita dengar " Bengi macul langit awan macul bumi" Untuk mewujudkan mimpi tersebut butuh usaha dan upaya serta do'a yang tak pernah padam. Dalam mewujudkan mimpi butuh perjuangan, pengorbanan dan tidak luput dari halangan dan rintangan. Mungkin kita harus meningalkan tanah kelahiran kita untuk sementara waktu untuk mewujudkan mimpi tersebut. Sebagaimana yang penah didawuhkan oleh imam Syafi'i " Tiada kata diam dan santai bagi orang yang berakal dan beradab. Maka tinggalkan kampung halaman dan merantaulah".  Seperti halnya jika air tidak mengalir dan mengenang terlalu lama maka air tersebut akan kotor dan berbau tidak enak. Air akan menjadi baik jika mengalir, dan menjadi buruk jika tid...

Bekerja, beribadah dan istirahat

 Bekerja, beribadah dan istirahat Setiap manusia mendambakan hidup yang bahagia, hidup yang berkah dan hidup yang memberikan kemanfaatan yang baik. Mencari kebahagiaan di dunia mapun kebahagiaan di akhirat nanti. Terkadang kita sampai lupa mencari kebahagiaan dunia sampai melupakan kebahagiaan di akhirat. Sebagai contoh siang malam bekerja mencari uang untuk membeli mobil mewah, membagun rumah yang mengah sampai lupa meninggalkan kewajiban sholat lima waktu. Terkadang juga sampai melupakan kesehatan dirinya sendiri. Maka perlunya keseimbangan antara beribadah bekerja dan istirahat untuk mencapai kebahagiaan di dunia maupun kebahagiaan di akhirat. Saya teringat dawuh guru yang mengutip dari kitab karya imam al Ghozali. Yang berisi tentang pentingnya membagi waktu yang seimbang antara bekerja beribadah dan istirahat. Sebab istirahat juga penting untuk menjaga kesehatan fisik agar dapat beribadah dan bekerja dengan baik. Selain itu sang guru juga menjelaskan bahwasanya di negar...

Sibuk kebaikan

Waktu memiliki sifat cepat dan tajam yang jika tidak digunakan untuk kebaikan, akan menebas atau memotong penggunanya. Yaitu membawa kerugian atau penyesalan dikemudian hari. Maka peting sekali kita mengunakan waktu kita untuk perbuatan yang baik. Jangan digunakan untuk perbuatan kemaksiatan  agar kita tidak menyesal dikemudian hari. Dawuh ibu nyai siti saudah, " Lakukanlah amalan wajib dan tambahkanlah amalan-amalan sunah, karena amalan-amalan sunah dapat menambal amalan-amalan yang belum sempurna" Jika setiap hari kita selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan amalan-amalan kecil maupun besar tingkatan iman akan bertambah. Setiap amal sholeh baik perkataan maupun perbuatan, baik amal hati maupun amal jasad pasti akan menambah keimanan. Dan keimanan akan bertambah dengan adanya ketaatan kepada Allah SWT dan kemaksiatan akan berkurang. Seperti halnya jika kita hanya duduk sendirian dan melamun fikiran tidak berkembang dan cenderung ke negatif maka perlu diri...