Langsung ke konten utama

Postingan

Santri, Mahasiswa, dan Usaha

 Santri, Mahasiswa, dan Usaha Ditenggah hiruk pikuk perkotaan ada kisah perjalanan seorang pemuda dari desa yang memberanikan diri meninggalkan desanya untuk berjuang mencari ilmu di bumi perantauan dengan bermodalkan ridho kedua orang tuanya. Sebut saja namanya Budi.  Budi yang dari kecil di didik oleh kedua orang tuanya tentang agama. Setelah dewasa ia inggin memperdalam ilmu agama dengan nyantri di pondok pesantren yang jauh dari rumahnya. Kedua orangtuanya memasrahkan budi kepada sang kiyai untuk mencari ilmu di pondok tersebut. Seiring berjalannya waktu budi tidak hanya menjadi santri tapi ia mendaftar menjadi mahasiswa di salah satu Perguruan tinggi negri.  Budi memiliki motivasi dan tekat yang kuat. Budi teringat dawuh gurunya. " Apabila kamu ingin menjadi orah shaleh maka tirulah perjalanannya sehingga menjadi orang shaleh. Apabila kamu ingin menjadi orang alim maka tirulah perjalanannya sehingga menjadi orang alim". Nasihat dari gurunya selalu di ingat oleh budi....
Postingan terbaru

Sibuk kebaikan

Waktu memiliki sifat cepat dan tajam yang jika tidak digunakan untuk kebaikan, akan menebas atau memotong penggunanya. Yaitu membawa kerugian atau penyesalan dikemudian hari. Maka peting sekali kita mengunakan waktu kita untuk perbuatan yang baik. Jangan digunakan untuk perbuatan kemaksiatan  agar kita tidak menyesal dikemudian hari. Dawuh ibu nyai siti saudah, " Lakukanlah amalan wajib dan tambahkanlah amalan-amalan sunah, karena amalan-amalan sunah dapat menambal amalan-amalan yang belum sempurna" Jika setiap hari kita selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan amalan-amalan kecil maupun besar tingkatan iman akan bertambah. Setiap amal sholeh baik perkataan maupun perbuatan, baik amal hati maupun amal jasad pasti akan menambah keimanan. Dan keimanan akan bertambah dengan adanya ketaatan kepada Allah SWT dan kemaksiatan akan berkurang. Seperti halnya jika kita hanya duduk sendirian dan melamun fikiran tidak berkembang dan cenderung ke negatif maka perlu diri...

Tidak rugi memiliki mimpi

 Tidak rugi memiliki mimpi Orang yang memiliki mimpi tidaklah rugi. Sebab bermimpi tidaklah memerlukan biaya. Saya teringat dawuh guru saat belajar " bermimpilah pada malam hari dan wujudkan mimpi itu pada siang hari"  Seperti istilah yang tidak asing lagi yang sering kita dengar " Bengi macul langit awan macul bumi" Untuk mewujudkan mimpi tersebut butuh usaha dan upaya serta do'a yang tak pernah padam. Dalam mewujudkan mimpi butuh perjuangan, pengorbanan dan tidak luput dari halangan dan rintangan. Mungkin kita harus meningalkan tanah kelahiran kita untuk sementara waktu untuk mewujudkan mimpi tersebut. Sebagaimana yang penah didawuhkan oleh imam Syafi'i " Tiada kata diam dan santai bagi orang yang berakal dan beradab. Maka tinggalkan kampung halaman dan merantaulah".  Seperti halnya jika air tidak mengalir dan mengenang terlalu lama maka air tersebut akan kotor dan berbau tidak enak. Air akan menjadi baik jika mengalir, dan menjadi buruk jika tid...

Bekerja, beribadah dan istirahat

 Bekerja, beribadah dan istirahat Setiap manusia mendambakan hidup yang bahagia, hidup yang berkah dan hidup yang memberikan kemanfaatan yang baik. Mencari kebahagiaan di dunia mapun kebahagiaan di akhirat nanti. Terkadang kita sampai lupa mencari kebahagiaan dunia sampai melupakan kebahagiaan di akhirat. Sebagai contoh siang malam bekerja mencari uang untuk membeli mobil mewah, membagun rumah yang mengah sampai lupa meninggalkan kewajiban sholat lima waktu. Terkadang juga sampai melupakan kesehatan dirinya sendiri. Maka perlunya keseimbangan antara beribadah bekerja dan istirahat untuk mencapai kebahagiaan di dunia maupun kebahagiaan di akhirat. Saya teringat dawuh guru yang mengutip dari kitab karya imam al Ghozali. Yang berisi tentang pentingnya membagi waktu yang seimbang antara bekerja beribadah dan istirahat. Sebab istirahat juga penting untuk menjaga kesehatan fisik agar dapat beribadah dan bekerja dengan baik. Selain itu sang guru juga menjelaskan bahwasanya di negar...

Ketekunan dalam belajar

  Ketekunan dalam belajar Mencari ilmu merupakan suatu kewajiban bagi setiap Muslim laki-laki maupun perempuan. Karena untuk mencapai derajat kebahagiaan di dunia maupun di akhirat perlu ilmu. Sebagaimana kita yang sering dinasehati oleh bapak ibu guru di sekolah maupun orang tua di rumah beliau selalu memberikan nasehat agar sungguh-sungguh dlaam mencari ilmu, yang rajin dan kontinu. Saya teringat dawuh guru. Barangsiapa yang menghendaki sesuatu disertai ketekunan, tentu akan kesampaian apa yang diharapkan. Dan barangsiapa yang mengetuk pintu, kemudian terus maju maka ia akan sampai kedalam.  Sebagai seorang murid yang mencari ilmu tentu banyak rintangan maupun ujian. Misalnya saat kita mencari ilmu diuji tentang perekonomian. Sebab saat pencari ilmu juga dibutuhkan biaya. Mungkin ada juga ujian tentang lawan jenis. Misalnya saat mencari ilmu ia tertarik pada lawan jenis dan menjalin hubungan degan pacaran. Hal demikian juga termasuk ujian selain perbuatan tersebut dil...

Ziaroh dan rekreasi

 Zarkasi ( ziaroh dan rekreasi ) Pada bulan-bulan Rajab, sya'ban banyak masyarakat yang mengadakan ziarah kemakam para wali, auliya, guru-guru. Sebagaimana jamaah dari Masjid Nurul Huda Tulungagung mengadakan ziarah ke beberapa makam wali di wilayah jawa timur, jawa tengah juga ke bali. Sebelum berangkat mbah yai memberi pesan meskipun ziaroh kemana-mana jangan sampai lupa untuk mendoakan orang tua. Seperti beberapa hari lalu saya derek ziaroh kebeberapa tempat tidak lupa juga rekreasi kebeberapa tempat wisata.  Tujuan pertama kali ini di makam mbh yai ihsan jampes. Beliau merupakan ulama nusantara yang karyanya dikaji di Timur Tengah. Al-'Aalim Al-'Allaamah Ash-Shufi Asy-Syaikh Muhammad Ihsan bin Muhammad Dahlan atau dikenal Syeikh Ihsan Jampes memiliki banyak karya-karya yang luarbiasa. Pernah saya membaca buku yang mengkisahkan mbh ihsan di ajak neneknya yakni Nyai Isti’anah ziaroh ke maqom simbahnya yakni syekh yahuda yang makamnya berada di desa nogosari lorok pacitan....
 Jangan memandang orang dari luarnya saja. Bisa saja  seseorang kafir, besok menjadi muslim. Bisa saja sekarang dia fasik besok menjadi shalih.  Misalnya kholid bin walid dia sangat memungduhi Rasulullah, dia adalah panglima orang kafir untuk mengalahkan rssulullah di prrang uhud. Tapi pada akhirnya ia masuk islam.  Kita jangan pernah menyepeleksn orang lain. Karena bisa jadi sekarsng dia masih kafir tapi ternyata besok dia ditakdirkan mssuk islam dan islamnya lebih serius dari pada kita. Seperti yang diceritakan gus baha sayidina umar pada mulanya umar afalah orang yang kafir, tapi kemudian Allah memberinya hidayah masuk islam. Dan dihari itu juga kualitas keislaman umar mengalahkan keislaman orang lain.