Langsung ke konten utama

Santri, Mahasiswa, dan Usaha

 Santri, Mahasiswa, dan Usaha



Ditenggah hiruk pikuk perkotaan ada kisah perjalanan seorang pemuda dari desa yang memberanikan diri meninggalkan desanya untuk berjuang mencari ilmu di bumi perantauan dengan bermodalkan ridho kedua orang tuanya. Sebut saja namanya Budi. 

Budi yang dari kecil di didik oleh kedua orang tuanya tentang agama. Setelah dewasa ia inggin memperdalam ilmu agama dengan nyantri di pondok pesantren yang jauh dari rumahnya. Kedua orangtuanya memasrahkan budi kepada sang kiyai untuk mencari ilmu di pondok tersebut. Seiring berjalannya waktu budi tidak hanya menjadi santri tapi ia mendaftar menjadi mahasiswa di salah satu Perguruan tinggi negri. 

Budi memiliki motivasi dan tekat yang kuat. Budi teringat dawuh gurunya. " Apabila kamu ingin menjadi orah shaleh maka tirulah perjalanannya sehingga menjadi orang shaleh. Apabila kamu ingin menjadi orang alim maka tirulah perjalanannya sehingga menjadi orang alim". Nasihat dari gurunya selalu di ingat oleh budi. 

Hingga suatu hari ia minta doa restu kepada bapak ibuknya untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya. Akan tetapi budi pun sadar kalau dirinya sudah dewasa ia tidak ingin merepotkan kedua orang tuanya sedangkan budi dirumah juga masih punya adek yang juga mondok tentunya ia memerlukan biaya yang banyak. 

Budi pun harus memutar otaknya bagaimana ia harus mencari biaya untuk membayar UKT sedangkan ia berstatus menjadi santri dan tinggal di pesantren tentunya harus mematuhi peraturan pondok. Kalau ia kerja diluar maka ia akan terikat dengan tempatnya bekerja sedangkan budi selain menjadi santri juga ikut ngabdi di dalem Kiyai nya. Ia pun mulai bimbang tapi Tuhan berkehendak lain. Ia pun duduk merenung dan berfikir bukankah Tuhan maha Agung, maha segalanya mengapa ia harus bingung. 

Hingga suatu hari ia tau harus berbuat apa untuk membayar UKT tanpa minta kedua orangtuanya dan tidak menggangu aktifitas dipondoknya. Ia memutuskan untuk berjualan onlen. Dan Alhamdulillah Tuhan mencukupi hingga ia dinyatakan lulus dari kuliahnya. 

الجديدنى كل أمر شاسع والجديفتح كل باب مغلق

Ketekunan itu dapat mendekatkan sesuatu yang jauh dan ketekunan itu bisa juga membuka pintu yang tertutup. 

#santri #mahasiswa #usaha

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidak rugi memiliki mimpi

 Tidak rugi memiliki mimpi Orang yang memiliki mimpi tidaklah rugi. Sebab bermimpi tidaklah memerlukan biaya. Saya teringat dawuh guru saat belajar " bermimpilah pada malam hari dan wujudkan mimpi itu pada siang hari"  Seperti istilah yang tidak asing lagi yang sering kita dengar " Bengi macul langit awan macul bumi" Untuk mewujudkan mimpi tersebut butuh usaha dan upaya serta do'a yang tak pernah padam. Dalam mewujudkan mimpi butuh perjuangan, pengorbanan dan tidak luput dari halangan dan rintangan. Mungkin kita harus meningalkan tanah kelahiran kita untuk sementara waktu untuk mewujudkan mimpi tersebut. Sebagaimana yang penah didawuhkan oleh imam Syafi'i " Tiada kata diam dan santai bagi orang yang berakal dan beradab. Maka tinggalkan kampung halaman dan merantaulah".  Seperti halnya jika air tidak mengalir dan mengenang terlalu lama maka air tersebut akan kotor dan berbau tidak enak. Air akan menjadi baik jika mengalir, dan menjadi buruk jika tid...

Bekerja, beribadah dan istirahat

 Bekerja, beribadah dan istirahat Setiap manusia mendambakan hidup yang bahagia, hidup yang berkah dan hidup yang memberikan kemanfaatan yang baik. Mencari kebahagiaan di dunia mapun kebahagiaan di akhirat nanti. Terkadang kita sampai lupa mencari kebahagiaan dunia sampai melupakan kebahagiaan di akhirat. Sebagai contoh siang malam bekerja mencari uang untuk membeli mobil mewah, membagun rumah yang mengah sampai lupa meninggalkan kewajiban sholat lima waktu. Terkadang juga sampai melupakan kesehatan dirinya sendiri. Maka perlunya keseimbangan antara beribadah bekerja dan istirahat untuk mencapai kebahagiaan di dunia maupun kebahagiaan di akhirat. Saya teringat dawuh guru yang mengutip dari kitab karya imam al Ghozali. Yang berisi tentang pentingnya membagi waktu yang seimbang antara bekerja beribadah dan istirahat. Sebab istirahat juga penting untuk menjaga kesehatan fisik agar dapat beribadah dan bekerja dengan baik. Selain itu sang guru juga menjelaskan bahwasanya di negar...

Sibuk kebaikan

Waktu memiliki sifat cepat dan tajam yang jika tidak digunakan untuk kebaikan, akan menebas atau memotong penggunanya. Yaitu membawa kerugian atau penyesalan dikemudian hari. Maka peting sekali kita mengunakan waktu kita untuk perbuatan yang baik. Jangan digunakan untuk perbuatan kemaksiatan  agar kita tidak menyesal dikemudian hari. Dawuh ibu nyai siti saudah, " Lakukanlah amalan wajib dan tambahkanlah amalan-amalan sunah, karena amalan-amalan sunah dapat menambal amalan-amalan yang belum sempurna" Jika setiap hari kita selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan amalan-amalan kecil maupun besar tingkatan iman akan bertambah. Setiap amal sholeh baik perkataan maupun perbuatan, baik amal hati maupun amal jasad pasti akan menambah keimanan. Dan keimanan akan bertambah dengan adanya ketaatan kepada Allah SWT dan kemaksiatan akan berkurang. Seperti halnya jika kita hanya duduk sendirian dan melamun fikiran tidak berkembang dan cenderung ke negatif maka perlu diri...