Jangan diletakkan di hati nanti sakit hati.
Mengejar dunia yang fana tidak akan ada habisnya. Mengejar Kemewahan yang melimpah, kekuasaan yang memanjakan dan mengiurkan, kekasih yang sempurna seakan tak akan menua ataupun perkembangan teknologi yang cangih yang semua itu hanya sementara sehingga cukup letakkan di tangan saja jangan didalam hati.
Semisal tetangga membeli mobil baru. Sedangkan ia cuma memiliki mobil lama kemudian ia merasa susah dan galau lantaran tetangga beli kendaraan baru. Sesuatu demikian jaganlah dimasukkan dalam hati dan fikiran yang berlebihan karena bisa menjadikan suatu penyakit. Maka kita perlu melihat orang yang dibawah kita agar bisa mensyukuri dan betapa banyak kenikmatan-kenikmatan yang lain yang telah Tuhan berikan kepada kita.
Oleh sebab itu para ulama shaleh mengajarkan untuk senantiasa bersyukur dan merasa cukup. Serta meletakkan dunia cukup ditangan saja bukan di hati.
Ulama shaleh mengajarkan berdoa yang artinya: ya Allah, jadikanlah dunia berada dibawah tanganku. Jangan engkau jadikan didalam hatiku. Dan janganlah jadikan dunia itu tujuan utamaku dan bukan pula menjadi tempat berlabuhnya imanku.
Berusaha selalu bersyukur dan merasa cukup sebagai dasar bagi perjalanan jiwa menuju pusat.

Komentar
Posting Komentar