Adab
makan
Makan
dan minum menjadi kebutuhan manusia untuk kelagsungan hidup. Karena makanan dan
minuman untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Tentunya dengan makanan yang halal dan
baik. Halal dari segi dzatnya maupun dari cara memperolah makanan tersebut agar
membawa keberkahan. Fisik kita membutuhkan makanan untuk menopang dalam
melakukan aktifitas.
Sebagai
muslim yang baik tentunya dalam setiap hal yang dilakukan setiap hari perlu
dilakukan dengan adab yang baik. Begitu juga saat kita mau makan, sedang makan
dan setelah makan perlu sekiranya degan adab. Agar apa yang kita lakukan
membawa keberkahan.
Ada
sesuatu yang menarik yang saya temui di salah satu pondok pesantren, yaitu di
Lembaga Pendidikan Islam Pondok Pesantren Mbah Dul tepatnya di desa Plosokandang,
kecamatan Kedungwaru, kabupaten tulungagung. Sesuatu yang menarik menurut saya
adalah setiap akan makan atau apapun yang berkaitan degan makanan dan minuman
mengistilahkan degan istilah bis,
bis, bis.
Ketika
awal saya mendegar istilah bis, bis saya kira bus kendaraan, ternyata
bukan. Setiap saat saya amati apabila ada makan bareng pasti menyebutnya degan bis
bis. Saya menanyakan istilah bis bis kepada beberspa santri disitu.
Jawaban dari beberapa santri ialah istilah bis bi itu sebagai bentuk
untuk mengigatkan untuk membaca Bismillah…..degan tujuan agar memudahkan
untuk mengigat bahwasanya sebelum makan itu harus membaca Basmallah.
Saat mengucapkan Basmallah tidak dibatin dalam hati akan tetapi diucakan
dengan lisan dan sedikit keras degan tujuan agar yang lain mendengar sehingga
orang lain teringat untuk membaca basmallah, tutur kang santri. Dilain
waktu saya juga menanyakan kepada santri yang lain terkait istilah bis bis
dan ternyata jawabanya juga sama.
Berdasarkan
informasi yang saya dapat dari beberapa kang santri yang sudah senior istilah bis
bis diajarkan lagsung oleh kiyai pimpinan pondok tersebut. Begitu
salah satu metode pembelajaran dari seorang kiyai kepada santrinya. Sebelum
makan harus membaca bismillah. Hal demikian ternya ada dasarnya yaitu pada kitab
taysir kholaq karangan Syekh Hafizh Hasan Al-mas’udi didalam kitab tersebut
dijelaskan bahwa sebelum makan hendaknya untuk mencuci tangan, serta berdoa.
Saat makan hendaknya mengunakan tangan kanan,dan sebelum makan untuk membaca Basmallah.
Saat memaca Basmalah untuk sedikit dikeraskan degan tujuan untuk
mengigatkan rekan kita yang juga akan makan. Saat muluk makann jagan terlalu
besar. Dan nasinya jagan samai
berjatuhan.
Sebelum
makan hendaknya membasuh tangan, meletakkan makanan yang hendak dimakan diatas
meja atau tikar, jagan lupa berniat mendapatkan kekuatan untuk beribadah, tidak
terlalu kenyang, menyukai makanan yng ada, tidak mencela makanan, dan mencari
teman untuk diajak makan, membaca basmallah dengan keras agar orang lain
mau membacanya pula, mengunakan tangan kanan, memperkecil suapan, mengunyah
dengan baik, tidak mengulurkan tangan untuk mengambil makanan lagi sebelum
makanan dimulut habis, mengambil makanan yang ada dihadapanya saja, tidak
meniup makanan, mengakhiri makan sebelum kenyang, ketika selesai makan
hendaknya membasuh kedua tangan sesudah menjilatinya, membersihkan makanan yg
tercecer dan menbaca alhamdulillh. Sedikit-sedikit yang kita tau semoga kita
bisa mengamalkannya. Aamiin.

Menarik
BalasHapusTerimakasih banyak prof, selalu mengharap bimbingan kaliyan nasehat panjenegan prof.🙏
HapusSubhanallah... Adab yang baik
BalasHapusTerimakasih bu atas respon baiknya, saya juga termotifasi dari keaktifan panjenegan🙏
Hapus