Kenapa
harus menulis? Karena ulama terdahulu menulis
Puji
syukur Alhamdulillah saya panjatkan kepada Allah SWT, yang tak henti hentinya
memberikan kenikmatan yang tak bisa di hitung. Salah satunya adalah Allah
meberika anugrah kepada saya dan di pertemukan dengan orang-orang yang sangat
baik. Yaitu kedua orang tua, guru-guru,
teman dan linkungan yang baik pula. Yang mengajarkan banyak hal dalam
kehidupan. Misalnya saya diajar guru yang dengan ikhlas tentang banyak hal dan
tentang pentingnya menulis. Meskipun seorang murid sudah lulus dari lembaga
pendidikan tersebut beliau tetap meberikan ilmu-ilmunya tentang dunia literasi
kepada para alumni. Beliau menyampaikan berbagai ilmu melalui grup whatsapp,
baik grub kelas maupun grup literasi dalam bentuk pdf buku, link maupun yang
lain. Beliau adalah bapak Dr. Ngainu Naim dosen UIN Sayid Ali Rahmatullah. Semoga
beliau senantiasa diberikan kesehatan dan umur panjang agar bisa menjadi
keteladanan bagi para murid. Aamiin.
Beliau
mengarahkan untuk selalu belajar dan belajar termasuk belajar menulis. Kenapa kita harus menulis? Karena ulama terdahulu juga menulis. Selain
itu bapak Dr Ngainun Naim telah menjelaskan tentang pentingnya menulis Kenapa
seorang santri atau murid harus
menulis. dan ulama terahulu kita adalah ulama yang sangat alim dan banyak
menulis dan menghasilkan karya-karya yang luarbiasa. Salah satunya adalah Syekh
An Nawawi Al Bantani. Tulisannya bukan hanya berbahasa indonesia akantetapi
beliau menulis dengan mengunakan bahasa arab. Luarbiasa bukan, bisa menulis dan
menghasilkan karya mengunakan bahasa Arab.
Sejak
abad ke 16 Masehi, karya-karya ulama nusantara mulai banyak menghiasi dan meramaikan
tradisi penulisan dalam disiplin ilmu islam. Bahkan kebanyakan ditulis dengan
mengunakan bahasa arab melayu sehingga dapat dicetak di percetakan timur tengah.
selain aktif dalam menyebarkan keilmuan dengan mengajar kepada murid-muridnya,
syeikh Nawawi juga meluangakn waktunya untuk menulis.
Syeikh
Nawawi adalah ulama indonesia yang
paling produktif yang bermukim di haramain. Syekh nawawi sangat mencintai
kegiatanya sebagai penulis. Beliau memiliki kemampuan yang sangat baik dalam
menulis. Aktivitas beliau untk menuls ini dilakukan secara rutin setiap hari.
Apalagi beliau memiliki materi tulisan yang sangat banyak hasil perjalanana
beliau mencarai ilmu selama 30 tahun lamanya. Sehingga tidak heran jika syekh Nawawi
memang termasuk kedalaman kategori penulis yang sangat produktif dan hasil
karyanya dijadikan sebaga refrensi utama bagi para penuntut ilmu khususnya yang
belajar di dunia pondok pesantren. Yang ada di indonesia dan asia tenggara .
Syekh
Nawawi menghasilkan karya-karya yang luarbiasa dalam bidang tafsir, fiqih,
sastra dan bahasa arab atau yang biasa disebut dengan nahwu dan sharaf dalam
lingkungan pesatren tasawuf serta ilmu kalam yang khusus mempelajari tentang
keesaan Allah SWT. Selain itu beliau juga menulis banyak buku yang berhubungan
dengan sejarah pada masa Rasulullah SAW.
Syekh
nawawi sebagai alim terpandang di timur tenggah lebih-lebih di Indonesia. Ulama
Mesir pun mengakui kealiman syekh Nawawi dan kehebatan dan produktifnya syek Nawawi
dalam menulis. Banyak kelebihan beliau, salah satu kelebihan syekh Nawawi al Bantani
adalah menjelaskan makna terdalam dari bahasa arab. Termasuk sastra arab yang
susah untuk dipahami, melalui syarah-syarhnya bahasa yang digunakan syekh Nawawi
memudahkan pagi para pembaca untk memahami isi kitab tersebut. Dan syarah kitab
karya syekh nawawi menjadi rujukan karena diangap otenteik dan paling sesuai
maksud penulis awal. Semoga kita semua dapat meneladaninya. Aamiin
Komentar
Posting Komentar