Langsung ke konten utama

Buahnya melakukan kebaikan adalah kebahagiaan

 

Buahnya melakukan kebaikan adalah kebahagiaan



Sebagai umat muslim kita diharuskan melakukan kebaikan. Menolong kepada yang membutuhkan.  Baik kepada sesama manusia maupun kepada makhluk yang lain. Kita tidak tau amal mana yang akan di terima oleh Allah SWT. Apakah sholat kita,  sedekah kita, apa puasa kita ataukah dari perbuatan yang lain.

Tentunya kita semua sebagai umat muslim mengharapkan ridho-Nya dan mengharapkan bisa masuk kedalam surga-Nya. Akan tetapi dengan amal yang mana yang bisa sebagai lantaran kita di sambut baik oleh malaikat Ridwan yang sebagai penjaga pintu surga dan kemudian di masukkan kedalam surga.

Banyak cara dalam mencari pahala seperti menolong sesuatu yang membutuhkan pertolongan. Disaat kita memberikan pertolongan jangan membeda-bedakan siapa yang kita tolong. Menolong sesama tidak harus pandang bulu. Terkadang engan untuk menolong sesuatu yang diangap hina. Seperti menolong seekor anjing. Misalnya kita berangapan bahwa  anjing itu makluk yang menjikikakn atau apa bagi yang tidak suka. Akan tetapi itusemua adalah makhluknya Allah SWT, dan kita juga termasuk makhluknya Allah SWT. Jika hewan anjing itu membutuhkan pertolongan karena nyawanya terancam maka kita harus menolongnya. Siapa tau lantaran kita menolong makluknya Allah. Allah akan memudahkan kita jalan menuju surganya dan mendapatkan ridhonya.

Seperti halnya kisah seorang perempuan pelacur yang masuk surga karena menolong seekor anjing yang kehausan. Seperti kisah yang terjadi pada zamannya Nabi Isa As. Tepatnya di Negeri Palestina.

Saat itu kondisi ekonomi yang sangat terpuruk karena pemerintah setempat di bawah naugan kekaisaran romawi bertindak sewenang-wenang dalam menjalankan roda kepemimpinannya. Banyak sumber daya alam yang di ambil paksa oleh pemerintah. Sehingga menyebabkan rakyatnya menjadi miskin dan sengsara.

Ada seorang wanita yang nekat menjadi pelacur karena tidak ada jalan halal lain yang ia tempuh untuk bertahan hidup. Sebetulnya ia mengerti kalu pelacur itu perbuatan yang di larang oleh agama dan  wanita itu hidup sebatang kara.

Suatu hari perempuan itu menyusuri jalan dari desa satu kedesa yang lain. Akan tetapi tak menemukan seorangpun yang mau membokingknya. Tiba-tiba di salah satu kampung ia putus asa karena tak dapat menemukan orang dan di desa itu ia menemukan sumur tua yang masih berisi air. Air sumur itulah satu satunya anugrah agar ia tetap bisa bertahan hidup lantaran beberapa hari ia tidak makan.

Wanita itu segera menimba air sumur untuk mengobati dahaganya. Sepatu yang ia pakai ia lepas kemudian di ikat dengan tali kerudung untuk memudahkannya menimba air. Setelah air sumur berhasil di angkat ia melihat seeekor anjing yang mengonggong kehausan. Karean ia merasa iba. Wanita itu segera menyodorkan air yang telah didapat dengan susah payah dan ia minumkan kepada anjing tersebut. Anjing tersebut menghabiskan air itu sampai habis dan tidak tersisa. Sedangkan wanita pelacur tersebut juga dalam keadaan kehausan yang sangat.

Wanita itu taklama meninggal di tempat setelah memberikan air itu kepada anjing. Dikisahkan bahwa kematian wanitu itu sempat memicu perdebatan antara malaikat malik penjaga neraka. Dan malaikat ridwan penjaga surga. Namun akhirnya. Allah swt. Menegaskan bahwa wanita pelacur itu berhak masuk surga lantaran menolong seekor anjing yang kehausan.

Untuk mengigatkan kepada diri sendiri, mari bersama- sama untuk melakukan kebaikan bagaimana keadaanya dan apapun profesi kita. Semoga kita semua digolongkan sebagai umat yang selamat di dunia dan akhirat. Aamiin.

 

 

 

 

 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidak rugi memiliki mimpi

 Tidak rugi memiliki mimpi Orang yang memiliki mimpi tidaklah rugi. Sebab bermimpi tidaklah memerlukan biaya. Saya teringat dawuh guru saat belajar " bermimpilah pada malam hari dan wujudkan mimpi itu pada siang hari"  Seperti istilah yang tidak asing lagi yang sering kita dengar " Bengi macul langit awan macul bumi" Untuk mewujudkan mimpi tersebut butuh usaha dan upaya serta do'a yang tak pernah padam. Dalam mewujudkan mimpi butuh perjuangan, pengorbanan dan tidak luput dari halangan dan rintangan. Mungkin kita harus meningalkan tanah kelahiran kita untuk sementara waktu untuk mewujudkan mimpi tersebut. Sebagaimana yang penah didawuhkan oleh imam Syafi'i " Tiada kata diam dan santai bagi orang yang berakal dan beradab. Maka tinggalkan kampung halaman dan merantaulah".  Seperti halnya jika air tidak mengalir dan mengenang terlalu lama maka air tersebut akan kotor dan berbau tidak enak. Air akan menjadi baik jika mengalir, dan menjadi buruk jika tid...

Bekerja, beribadah dan istirahat

 Bekerja, beribadah dan istirahat Setiap manusia mendambakan hidup yang bahagia, hidup yang berkah dan hidup yang memberikan kemanfaatan yang baik. Mencari kebahagiaan di dunia mapun kebahagiaan di akhirat nanti. Terkadang kita sampai lupa mencari kebahagiaan dunia sampai melupakan kebahagiaan di akhirat. Sebagai contoh siang malam bekerja mencari uang untuk membeli mobil mewah, membagun rumah yang mengah sampai lupa meninggalkan kewajiban sholat lima waktu. Terkadang juga sampai melupakan kesehatan dirinya sendiri. Maka perlunya keseimbangan antara beribadah bekerja dan istirahat untuk mencapai kebahagiaan di dunia maupun kebahagiaan di akhirat. Saya teringat dawuh guru yang mengutip dari kitab karya imam al Ghozali. Yang berisi tentang pentingnya membagi waktu yang seimbang antara bekerja beribadah dan istirahat. Sebab istirahat juga penting untuk menjaga kesehatan fisik agar dapat beribadah dan bekerja dengan baik. Selain itu sang guru juga menjelaskan bahwasanya di negar...

Sibuk kebaikan

Waktu memiliki sifat cepat dan tajam yang jika tidak digunakan untuk kebaikan, akan menebas atau memotong penggunanya. Yaitu membawa kerugian atau penyesalan dikemudian hari. Maka peting sekali kita mengunakan waktu kita untuk perbuatan yang baik. Jangan digunakan untuk perbuatan kemaksiatan  agar kita tidak menyesal dikemudian hari. Dawuh ibu nyai siti saudah, " Lakukanlah amalan wajib dan tambahkanlah amalan-amalan sunah, karena amalan-amalan sunah dapat menambal amalan-amalan yang belum sempurna" Jika setiap hari kita selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan amalan-amalan kecil maupun besar tingkatan iman akan bertambah. Setiap amal sholeh baik perkataan maupun perbuatan, baik amal hati maupun amal jasad pasti akan menambah keimanan. Dan keimanan akan bertambah dengan adanya ketaatan kepada Allah SWT dan kemaksiatan akan berkurang. Seperti halnya jika kita hanya duduk sendirian dan melamun fikiran tidak berkembang dan cenderung ke negatif maka perlu diri...