Langsung ke konten utama

Ziarah ke Jogjakarta dan menikmati Kopi Joss

 

Ziarah ke Jogjakarta dan menikmati Kopi Joss



Tepat pada 22 Maret 2021 yang lalu. Saya bersama teman teman ke jogjakarta. Banyak tujuan yang ingin kami kunjungi. Diantaranya berziarah di makam wali dan ziarah di makam muasis pondok pesantren Al Munawwir Krapyak Jogjakarta yaitu di makam mbah kiyai Munawwir dan mbah kiyai Ali Maksum.  

Mbah kiyai Munawwir yang terkenal kealimanya yang ahli dalam qira’ah sab’ah.  Beliau juga menguasai ilmu-ilmu yang lain yang beliau timba dari ulama pada masa itu. Selain berziarah di makam mbah kiyai Munawwir kami berziarah dimakam mbah kiyai Ali Maksum. Salah satu pondok pesantren tempat kiyai Ali Maksum ialah di Pergurun Islam Pondok Pesantren Tremas Arjosari Pacitan Jawatimur.

Setelah selesai ziarah saya dan teman-teman dari Tulungagung bermalam di hotel sartikaa yang jaraknya kurang lebih 3 Km dari Malioboro. Saat malam harinya setelah melaksanakan sholat isyak berjamaah kami jalan-jalan di sekitar malioboro dan menikmati suasana malam dan kuliner khas jogjakarta seperti bakpia dan kopi joss.

Kopi joss sudah menjadi kopi khas Jogjakarta dan mudah didapatkan di angkringan- angkringan disekitar malioboro dan tepatnya sebelah selatan stasiun. Ketika ke jogjakarta belum ngopi kopi joss tentunya kurang nikmat.

Kopi joss merupakan kopi khas Jogjakarta dan ada sesuatu yang unik dalam penyajianya yaitu dengan  dikasih arang yang panas sehingga  menimbulkan sura josssssss. Makadari itu kopi ini disebut dengn kopi joss.

Dalam proses memasak kopi ini berbeda dengan kopi pada. Kalau membuat kopi ini tidak mengunakan kompor gas atau kompor minyak akan tetapi mengunakan arang.  Orang jawa meyakini bahwasanya ketika memasak mengunakan arang maka hasilnyapun berbeda dengan memasak mengunakan kompor. Karena memasak mengunakan arang akan menimbulkan cita rasa yang berbeda dan lebih nikmat.

Selain kopi joss ada juga kopi joss susu tentunya rasa dan aromanya yang nikmat. Untuk harganya di jogjakarta sekitar lima ribu rupiah. Ketika ke jogja jagan lupa ngopi kopi joss dan jagan lupa bawa rokok YAHU.

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidak rugi memiliki mimpi

 Tidak rugi memiliki mimpi Orang yang memiliki mimpi tidaklah rugi. Sebab bermimpi tidaklah memerlukan biaya. Saya teringat dawuh guru saat belajar " bermimpilah pada malam hari dan wujudkan mimpi itu pada siang hari"  Seperti istilah yang tidak asing lagi yang sering kita dengar " Bengi macul langit awan macul bumi" Untuk mewujudkan mimpi tersebut butuh usaha dan upaya serta do'a yang tak pernah padam. Dalam mewujudkan mimpi butuh perjuangan, pengorbanan dan tidak luput dari halangan dan rintangan. Mungkin kita harus meningalkan tanah kelahiran kita untuk sementara waktu untuk mewujudkan mimpi tersebut. Sebagaimana yang penah didawuhkan oleh imam Syafi'i " Tiada kata diam dan santai bagi orang yang berakal dan beradab. Maka tinggalkan kampung halaman dan merantaulah".  Seperti halnya jika air tidak mengalir dan mengenang terlalu lama maka air tersebut akan kotor dan berbau tidak enak. Air akan menjadi baik jika mengalir, dan menjadi buruk jika tid...

Bekerja, beribadah dan istirahat

 Bekerja, beribadah dan istirahat Setiap manusia mendambakan hidup yang bahagia, hidup yang berkah dan hidup yang memberikan kemanfaatan yang baik. Mencari kebahagiaan di dunia mapun kebahagiaan di akhirat nanti. Terkadang kita sampai lupa mencari kebahagiaan dunia sampai melupakan kebahagiaan di akhirat. Sebagai contoh siang malam bekerja mencari uang untuk membeli mobil mewah, membagun rumah yang mengah sampai lupa meninggalkan kewajiban sholat lima waktu. Terkadang juga sampai melupakan kesehatan dirinya sendiri. Maka perlunya keseimbangan antara beribadah bekerja dan istirahat untuk mencapai kebahagiaan di dunia maupun kebahagiaan di akhirat. Saya teringat dawuh guru yang mengutip dari kitab karya imam al Ghozali. Yang berisi tentang pentingnya membagi waktu yang seimbang antara bekerja beribadah dan istirahat. Sebab istirahat juga penting untuk menjaga kesehatan fisik agar dapat beribadah dan bekerja dengan baik. Selain itu sang guru juga menjelaskan bahwasanya di negar...

Sibuk kebaikan

Waktu memiliki sifat cepat dan tajam yang jika tidak digunakan untuk kebaikan, akan menebas atau memotong penggunanya. Yaitu membawa kerugian atau penyesalan dikemudian hari. Maka peting sekali kita mengunakan waktu kita untuk perbuatan yang baik. Jangan digunakan untuk perbuatan kemaksiatan  agar kita tidak menyesal dikemudian hari. Dawuh ibu nyai siti saudah, " Lakukanlah amalan wajib dan tambahkanlah amalan-amalan sunah, karena amalan-amalan sunah dapat menambal amalan-amalan yang belum sempurna" Jika setiap hari kita selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan amalan-amalan kecil maupun besar tingkatan iman akan bertambah. Setiap amal sholeh baik perkataan maupun perbuatan, baik amal hati maupun amal jasad pasti akan menambah keimanan. Dan keimanan akan bertambah dengan adanya ketaatan kepada Allah SWT dan kemaksiatan akan berkurang. Seperti halnya jika kita hanya duduk sendirian dan melamun fikiran tidak berkembang dan cenderung ke negatif maka perlu diri...