Langsung ke konten utama

Cinta dan Kasih sayang

 

 

Cinta dan Kasih sayang



Setiap manusia pasti pernah merasakan kebahagiaan, kesusahan, kerinduan. kebahagiaan dan kesusahan bisa dipengaruhi oleh faktor internal juga bisa dipengaruhi oleh faktor eksternal. Begitu juga kerinduan bisa datang secara tiba-tiba.  Sepertihalnya yang aku rasakan setelah membagikan soal ujian dan ujian berlangsung tak tau kenapa saat duduk santai aku ingat orang tua yang jauh disana dan merindukan keduanya. Untuk mengobati rindu surah Al Fatihah yang kukirimkan untuknya. Dan malam itupula entah kenapa saya kefikiran tentang kerinduan kepada orangtua dan guru guruku akupun meminta pada yang kuasa untuk diberikan yang terbaik untukku dan untuknya.

Tuhan. Begitu besar sifat Rohman dan Rohim Mu, meskipun hamba ini yang banyak salah dan dosa engkau selalu memberikan kenikmatan tanpa perhitungan. Dengan begitu banyaknya nikmat yang engkau berikan hamba ini sering lupa diri. Perintahmu sering hamba abaikan dan laranganmu tak jarang hamba terjang.

Emak bapak. Itulah cara memangilku kepada kedua orangtuaku, sungguh mulia keduanya. Yang aku rindu bukan hanya masakan emak yang enek tapi nasehatnya, senyumnya, perintahnya, laranganya hingga aku rindu ketika aku bandel emakku mencubitku aku rindu semua itu. Bapak, aku rindu nasehatmu  aku rindu perlakuanmu kepadaku.

Tidakhanya nasehat yang engkau berikan tapi tauladan yang sering engkau berikan. Aku baru tau ketika aku salah dan engkau marah bukan benci padaku tapi itu semua wujud kasihsayangmu. Mengapa aku harus menagis dang jengkel padamu saat engkau mengigatkanku seharusnya aku berterimakasih atas kasih sayangmu padaku. Ucapan terimakasihku tak mampu membalas semua kebaikanmu padaku. Ya Tuhan ku muliakanlah kedua orangtuaku. Aamiin

Guruku. Kasihsayangmu begitu besar padaku. Ilmu yang engkau berikan begitu besar dan engkau memberikan dengan ikhlas takpernah mengharap imbalan. Guruku, nasehatmu adalah semangatku. Petuah petuahmu adalah pengugah jiwaku. Tidak hanya ilmu yang engkau berikan  bahkan engkau memberikan apa yang kami butuhkan.

Saat adzan masjid berkumandang guru takpernah bosan mengigatkan untuk sembahyang, ketika tidak ngaji beliau mengigatkan dengan pertanyaan. Nyandi kok ra ngaji....? Ya Tuhan, hamba merasa malu. Tapi hamba masih kalah dengan hawanafsu... Ya Tuhanku, balaslah kebaikan kebaikan semua guru guruku Aamiin.......

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidak rugi memiliki mimpi

 Tidak rugi memiliki mimpi Orang yang memiliki mimpi tidaklah rugi. Sebab bermimpi tidaklah memerlukan biaya. Saya teringat dawuh guru saat belajar " bermimpilah pada malam hari dan wujudkan mimpi itu pada siang hari"  Seperti istilah yang tidak asing lagi yang sering kita dengar " Bengi macul langit awan macul bumi" Untuk mewujudkan mimpi tersebut butuh usaha dan upaya serta do'a yang tak pernah padam. Dalam mewujudkan mimpi butuh perjuangan, pengorbanan dan tidak luput dari halangan dan rintangan. Mungkin kita harus meningalkan tanah kelahiran kita untuk sementara waktu untuk mewujudkan mimpi tersebut. Sebagaimana yang penah didawuhkan oleh imam Syafi'i " Tiada kata diam dan santai bagi orang yang berakal dan beradab. Maka tinggalkan kampung halaman dan merantaulah".  Seperti halnya jika air tidak mengalir dan mengenang terlalu lama maka air tersebut akan kotor dan berbau tidak enak. Air akan menjadi baik jika mengalir, dan menjadi buruk jika tid...

Bekerja, beribadah dan istirahat

 Bekerja, beribadah dan istirahat Setiap manusia mendambakan hidup yang bahagia, hidup yang berkah dan hidup yang memberikan kemanfaatan yang baik. Mencari kebahagiaan di dunia mapun kebahagiaan di akhirat nanti. Terkadang kita sampai lupa mencari kebahagiaan dunia sampai melupakan kebahagiaan di akhirat. Sebagai contoh siang malam bekerja mencari uang untuk membeli mobil mewah, membagun rumah yang mengah sampai lupa meninggalkan kewajiban sholat lima waktu. Terkadang juga sampai melupakan kesehatan dirinya sendiri. Maka perlunya keseimbangan antara beribadah bekerja dan istirahat untuk mencapai kebahagiaan di dunia maupun kebahagiaan di akhirat. Saya teringat dawuh guru yang mengutip dari kitab karya imam al Ghozali. Yang berisi tentang pentingnya membagi waktu yang seimbang antara bekerja beribadah dan istirahat. Sebab istirahat juga penting untuk menjaga kesehatan fisik agar dapat beribadah dan bekerja dengan baik. Selain itu sang guru juga menjelaskan bahwasanya di negar...

Sibuk kebaikan

Waktu memiliki sifat cepat dan tajam yang jika tidak digunakan untuk kebaikan, akan menebas atau memotong penggunanya. Yaitu membawa kerugian atau penyesalan dikemudian hari. Maka peting sekali kita mengunakan waktu kita untuk perbuatan yang baik. Jangan digunakan untuk perbuatan kemaksiatan  agar kita tidak menyesal dikemudian hari. Dawuh ibu nyai siti saudah, " Lakukanlah amalan wajib dan tambahkanlah amalan-amalan sunah, karena amalan-amalan sunah dapat menambal amalan-amalan yang belum sempurna" Jika setiap hari kita selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan amalan-amalan kecil maupun besar tingkatan iman akan bertambah. Setiap amal sholeh baik perkataan maupun perbuatan, baik amal hati maupun amal jasad pasti akan menambah keimanan. Dan keimanan akan bertambah dengan adanya ketaatan kepada Allah SWT dan kemaksiatan akan berkurang. Seperti halnya jika kita hanya duduk sendirian dan melamun fikiran tidak berkembang dan cenderung ke negatif maka perlu diri...