Para santri atau murid perlu meneladani mbah Sholeh
Pada
bab ini melanjutkan bab sebelumnya yang menceritakan keteladanan sunan Ampel.
Ketika kita ziarah dimakam sunan Ampel yang berada di dekat masjid disitu bukan
hanya makam sunan Ampel tapi ada banyak makam termasuk makam mbah Sholeh.
Di
luar gerbang pemakaman disediakan air minum dan diwadahi dengan tempat khusus untuk
para penziarah. Ditempat air minum tersebut ada tulisan “ air tidak boleh
dibawa pulang” maksudnya air tersebut hanya boleh diminum di tempat tersebut
dan tidak diperkenangkan untuk di bawa pulang.
Sebelum
masuk gerbang makam ada penjaganya dan memberikan arahan mana jalur masuk dan
mana jalur keluar. Di lokasi pemakaman tidak sepi dari para penziarah.
Tempatnya bersih dan dilengkapi dengan penerangan yang cukup, serta terdapat
almari yang berisi Al-Qur’an dan buku yasin Tahlil. Aktifitas yang dilakukan
para penziarah di lokasi pemakaman beraneka ragam ada yang sedang membaca
Al-Qur’an ada pula rombongan membaca surah Yasin dan Tahlil.
Para
penziarah selain berziarah di makam sunan ampel juga berziarah di makam mbah sholeh.
Mbah soleh adalah salah satu dari sekian banyak
santri sunan Ampel yang memiliki karomah. Kebiasaan mbah sholeh yaitu
menyapu dan membersihkan masjid sunan ampel. Agar orang yang beribadah di
masjid merasakan kenyamanan dan lebih fokus.
Semoga
kita semua bisa meneladani kebaikannya.. Aamiin
Mbah
sholeh adalah tukang sapu masjid sunan Ampel dimasa hidupnya sunan Ampel.
Apabila menyapu lantai masjid sangatlah bersih sehingga jika ada orang yang
sholat disitu tanpa beralaskan sajadah sudah nyaman karena tidaka ada debu.
Ketika
mbah sholeh wafat beliau dikubur di depan masjid. Ternyata tidak ada santri
yang sangup membersihkan masjid seperti halnya mbah sholeh yang jika menyapu
sangatlah bersih.
Sejak
ditiggal mbah sholeh lantai masjid menjadi kotor, kemudian terucaplah kata kata
sunan Ampel ‘’bila mbah sholeh masih hidup tentulah masjid ini bersih’’.
Mendadak
mbah sholeh ada di pengimaman masjid sedang menyapu lantai. Seluruh laintaipun
menjadi bersih lagi. Orang-orang terheran melihat mbah sholeh hidup lagi.
Beberapa
bulan kemudian mbah sholeh wafat lagi dan di kubur di samping kuburanya dulu.
Masjid menjadi kotor agi, lalu terucaplah kata-kata sunan Ampel seperti dulu mbah
sholehpun hidup lagi. Hal ini berlangsung beberapa kali sehingga kuburanya ada
delapan.
Pada
saat kuburan mbah sholeh ada delapan sunan ampel meninggal dunia beberapa bulan
kemudian mbah sholeh meninggal dunia sehingga kuburan mbah sholeh ada Sembilan
dan yang paling akhir berada disebelah timur.
Seorang murid atau santri ketika
mencari ilmu supaya membiasakan hidup bersih. biasanya di pondok peantren
dibuatkan jadwal untuk piket. Santri dibiasakan untuk membersihkan masjid atau sarana
ibadah yang lain seperti langgar dan lingkungan pondok.
Tidak hanya masjid yang disapu melainkan
mulai dari ndalemnya kiyai, halaman ndalem, asrama pondok, ruang kelas dan
lingkungan pondok.
Ada beberapa hal unik yang dilakukan
oleh para santri untuk memotivasi agar senantiasa menjaga kebersihan. Tidak sengaja
di instagram saya membaca caption yang tertuliskan ” kebersihan sebagian ndang payu rabi’’. Hal demikian merupakan bentuk
motivasi agar para santri selalu menjaga kebersihan.
Saya teringat dawuh guru ketika akan
nyapu atau piket untuk diniati membersihkan hati dan fikiran lillahi ta’ala. Sebab hati dan fikiran
terdapat kotoran yang perlu dibersihkan. Kebersihan sebagian dari iman.
Tulungagung,
14 Januari 2021

Komentar
Posting Komentar