Langsung ke konten utama

Banyak mimpi sedikit tidur

 

Banyak mimpi sedikit tidur



Pada bab ini melanjutkan bab sebelumnya yang membahas tentang jagan begadang kalau tidak ada artinya. Kita boleh begadang jika digunakan untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat. Waktu malam digunakan untuk beribadah serta belajar untuk mewujudkan impian-impian yang dicita-citakan.

Sedikit perbedaan kita dengan alim ulama’ pada malam hari ia gunakan untuk bermunajat kepada Allah SWT. Ulama sedikit tidur pada malam hari. Akan tetapi kalau kita sedikit-sedikit tidur. Kalau ulama’ sedikit makan, kalau kita sedikit-sedikit makan. Kalau ulama sedikit melakukan kesalahan akan tetapi kalau kita sedikit-sedikit melakukan kesalahan. Itulah perbedaan alim ulama’ dengn orang awam. Perbedaanya hanya sedikit.

Kebanyakan orang waktu malam digunakan untuk tidur. Karena siangnya ia gunakan untuk bekerja dan melakukan aktifitas-aktifitas yang lain. Suasana malam berbeda dengan siang hari, pada malam hari lebih sepi dan sunyi. Kalau di desa yang terdengar suara jangkrik yang nyaring dan burung malam juga ikut berpartisipasi membuat malam menjadi indah.

Banyak yang mengatakan bahwa malam hari adalah waktu mustajabahnya doa. Lebih tepatnya di sepertiga malam. perumpamaannya jika malam hari yang bagun dan berdoa sedikit maka doa-doa cepat dikabulkan. Berbeda dengan siang hari semua orang tidak tidur dan orang banyak yang meminta dan berdoa, istilah lainya kalau siang itu antri kalau malam sepi antrian.

Malam hari digunakan untuk merenungi dan memikirkan aktifitas-aktifitas yang seharian yang telah kita lakukan. Sisi yang mana yang perlu kita perbaiki dan sisi yang mana yang perlu kita tingkatkan kebaiknya. Lebih banyak manakah antara kebaikan yang kita lakukan seharian dengan melakukan aktifitas yang tidak bermanfaat atau justru siang tadi melakukan hal-hal yang berdampak dosa. Seperti membicarakan keburukan tetangga bahkan teman, Maka malam hari digunakan untuk intropeksi diri. Dan membuat rancangan yang baik dan diwujudkan pada esok hari.

Setiap malam kamis pelajarannya adalah kitab ta’limul muta’alim kitab klasik karangan syekh Az Zarnuzi. Saya menyimak dan mendengakan setiap penjelasan sang guru, beliau pernah dawuh gunakan malam hari itu belajar gunakan malam harimu itu sebagai bahtera untuk menyeberangi lautan yang luas. Waktu malam waktu yang tepat jika digunakan untuk belajar karena susana yang sepi dan sunyi membuat fikiran jadi tenang.

Sempatkanlah belajar walaupun sedikit. Jangan mudah bosan atau malas untuk belajar jika sekiranya belum paham tanyakan kepada yang sudah faham.

Selain itu beliau juga dawuh jika Syekh Muhammad bin Hasan tidak pernah tidur malam. Beliau meletakkan kitab-kitab disebelahnya. kalau sudah bosan dengan satu cabang kitab, kemudian melihat pada kitab yang lain. Syekh Muhammad bin Hasan meletakkan air disebelahnya apabila mengantuk air tersebut digunakan untuk wudhu atau membasuh mukanya, agar kantuknya hilng. Syekh Muhammad bekata kantuk itu disebabkan panas oleh karena itu untuk menolak kantuk tersebut harus engunakan air yang dingin.

Umur itu pendek sedangkan ilmu banyak sekali. Oleh karena itu sebaiknya seorang pelajar jagan menyia-nyiakan waktu dan kesempatan. Gunakanlah waktu malam dan tempat tempat yang sepi.

Syekh Yahya bin Muaddz Az Zari berkata: malam itu amat panjang, maka janganlah engkau buat pendek, hanya digunakan untuk tidur  sedangkan siang itu terang benderang, mka jaganalah waktu siang itu engkau pergunakan untuk melakukan dosa, sehingga yang mestinya teraang engkau jadikan gelap.

Sehingga waktu malam kita gunakan sebagai kendaraan untuk menyeberangi lautan yang luas. Untuk mewujudkan cita-cita yang memberi kemanfaatan kepada orang lain. Semoga Allah SWT meridhoi. Aamiin……..

 

Tulungagung, Kamis 03 Desember  2020

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidak rugi memiliki mimpi

 Tidak rugi memiliki mimpi Orang yang memiliki mimpi tidaklah rugi. Sebab bermimpi tidaklah memerlukan biaya. Saya teringat dawuh guru saat belajar " bermimpilah pada malam hari dan wujudkan mimpi itu pada siang hari"  Seperti istilah yang tidak asing lagi yang sering kita dengar " Bengi macul langit awan macul bumi" Untuk mewujudkan mimpi tersebut butuh usaha dan upaya serta do'a yang tak pernah padam. Dalam mewujudkan mimpi butuh perjuangan, pengorbanan dan tidak luput dari halangan dan rintangan. Mungkin kita harus meningalkan tanah kelahiran kita untuk sementara waktu untuk mewujudkan mimpi tersebut. Sebagaimana yang penah didawuhkan oleh imam Syafi'i " Tiada kata diam dan santai bagi orang yang berakal dan beradab. Maka tinggalkan kampung halaman dan merantaulah".  Seperti halnya jika air tidak mengalir dan mengenang terlalu lama maka air tersebut akan kotor dan berbau tidak enak. Air akan menjadi baik jika mengalir, dan menjadi buruk jika tid...

Bekerja, beribadah dan istirahat

 Bekerja, beribadah dan istirahat Setiap manusia mendambakan hidup yang bahagia, hidup yang berkah dan hidup yang memberikan kemanfaatan yang baik. Mencari kebahagiaan di dunia mapun kebahagiaan di akhirat nanti. Terkadang kita sampai lupa mencari kebahagiaan dunia sampai melupakan kebahagiaan di akhirat. Sebagai contoh siang malam bekerja mencari uang untuk membeli mobil mewah, membagun rumah yang mengah sampai lupa meninggalkan kewajiban sholat lima waktu. Terkadang juga sampai melupakan kesehatan dirinya sendiri. Maka perlunya keseimbangan antara beribadah bekerja dan istirahat untuk mencapai kebahagiaan di dunia maupun kebahagiaan di akhirat. Saya teringat dawuh guru yang mengutip dari kitab karya imam al Ghozali. Yang berisi tentang pentingnya membagi waktu yang seimbang antara bekerja beribadah dan istirahat. Sebab istirahat juga penting untuk menjaga kesehatan fisik agar dapat beribadah dan bekerja dengan baik. Selain itu sang guru juga menjelaskan bahwasanya di negar...

Sibuk kebaikan

Waktu memiliki sifat cepat dan tajam yang jika tidak digunakan untuk kebaikan, akan menebas atau memotong penggunanya. Yaitu membawa kerugian atau penyesalan dikemudian hari. Maka peting sekali kita mengunakan waktu kita untuk perbuatan yang baik. Jangan digunakan untuk perbuatan kemaksiatan  agar kita tidak menyesal dikemudian hari. Dawuh ibu nyai siti saudah, " Lakukanlah amalan wajib dan tambahkanlah amalan-amalan sunah, karena amalan-amalan sunah dapat menambal amalan-amalan yang belum sempurna" Jika setiap hari kita selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan amalan-amalan kecil maupun besar tingkatan iman akan bertambah. Setiap amal sholeh baik perkataan maupun perbuatan, baik amal hati maupun amal jasad pasti akan menambah keimanan. Dan keimanan akan bertambah dengan adanya ketaatan kepada Allah SWT dan kemaksiatan akan berkurang. Seperti halnya jika kita hanya duduk sendirian dan melamun fikiran tidak berkembang dan cenderung ke negatif maka perlu diri...