Langsung ke konten utama

tanah surga ada di nusantara


TANAH SURGA ADA DI NUSANTARA
 
               Pagi yang indah dan cerah dengan kehangatan pancaran sinar matahari dan di temani secangkir kopi serta sebatang rokok yahu yang alami menambah kenikmatan di pagi hari, memang pagi ini cuaca sangat cerah tidak seperti biasanya, sambil menghisap rokok yahu yang alami dan nikmat.  Mengapa saya mengatakan alami karena rokok yahu ini di buat dari tembakau dan cengkih tanpa mengunaakan saus perasa buatan.
Memang benar tanah surga ada di indonesia, sungguh subur negri  ini, banyak tanaman rempah-rempah yang bisa di manfaatkan sebagai bahan makanan, pengobatan maupun memanfaatkan tembakau dan cengkih sebagai rokok.
Diantara kedua tanaman tersebut yakni tembakau dan cengkih memiliki banyak manfaat, dalam seminar tembakau untuk kehidupan ( Hotel Aston, Jember, Desember 2013), peneliti Universitas Gajah Mada, Dr Toto Sudargo menegaskan bahwa tembakau memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Klaim ini berkebalikan dengan pemahaman orang kebanyakan, yang mengangap tembakau dianggap tidak baik untuk kesehatan.
Tembakau mengandung banyak komponen bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan, kata toto. Menurut Toto pada daun tembakau terdapat senyawa bioaktif seperti flaonoid dan fenol. Dua senyawa itu menjadi anti oksidan yang dapat mencegah penyakit kangker, anti-karsinogen, anti proliferasi, anti-flamasi, serta memberi efek proteksi terhadap penyakit kardiovaskuler.
Toto juga menerangkan bahwa daun tembakau mengandung vitamin C atau asam askorbat yang menjadi antioksidan dan dapat bereaksi dengan anti radikal bebas dengan cara memberikan efek proteksi sel, di dalam tembakau juga ada zinc ( zn) yang berguna dalam pembentukan struktur enzim dan protein yang berguna bagi tubuh.
Selain itu tembakau juga mengandung minyak astiri ( essential oil) yang dapat digunakan sebagai antibakteri dan anti septik.
Segala esuatu yang telah diciptakan oleh Allah SWT, memiliki manfaat, tergantung manusia itu sendiri, bisa memanfaatkan dengan semestinya atau tidak. Meskipun barang itu memiliki kemanfaatan jika digunakan dengan berlebihan maka akan menimbulkan masalah atau penyakit pada dirikita. Seperti halnya gula, gula memiliki banyak manfaat ketika kita membuat secangkir kopi tanpa gula maka kurang pas jika berlebihan maka tidak baik bagi kesehatan kita.
Bukankah Rasulullah SAW, pernah bersabda ‘’tidaklah Allah menurunkan penyakit kecuali dia juga menurunkan penawarnya’’. ( HR. Bukhari)
  
Rujukan:
Al-Mughis, Malik. Tt. 99 Moslem Booster Secangkir Kopi Penyemangat. Yogyakarta: Pustaka Al Uswah






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidak rugi memiliki mimpi

 Tidak rugi memiliki mimpi Orang yang memiliki mimpi tidaklah rugi. Sebab bermimpi tidaklah memerlukan biaya. Saya teringat dawuh guru saat belajar " bermimpilah pada malam hari dan wujudkan mimpi itu pada siang hari"  Seperti istilah yang tidak asing lagi yang sering kita dengar " Bengi macul langit awan macul bumi" Untuk mewujudkan mimpi tersebut butuh usaha dan upaya serta do'a yang tak pernah padam. Dalam mewujudkan mimpi butuh perjuangan, pengorbanan dan tidak luput dari halangan dan rintangan. Mungkin kita harus meningalkan tanah kelahiran kita untuk sementara waktu untuk mewujudkan mimpi tersebut. Sebagaimana yang penah didawuhkan oleh imam Syafi'i " Tiada kata diam dan santai bagi orang yang berakal dan beradab. Maka tinggalkan kampung halaman dan merantaulah".  Seperti halnya jika air tidak mengalir dan mengenang terlalu lama maka air tersebut akan kotor dan berbau tidak enak. Air akan menjadi baik jika mengalir, dan menjadi buruk jika tid...

Bekerja, beribadah dan istirahat

 Bekerja, beribadah dan istirahat Setiap manusia mendambakan hidup yang bahagia, hidup yang berkah dan hidup yang memberikan kemanfaatan yang baik. Mencari kebahagiaan di dunia mapun kebahagiaan di akhirat nanti. Terkadang kita sampai lupa mencari kebahagiaan dunia sampai melupakan kebahagiaan di akhirat. Sebagai contoh siang malam bekerja mencari uang untuk membeli mobil mewah, membagun rumah yang mengah sampai lupa meninggalkan kewajiban sholat lima waktu. Terkadang juga sampai melupakan kesehatan dirinya sendiri. Maka perlunya keseimbangan antara beribadah bekerja dan istirahat untuk mencapai kebahagiaan di dunia maupun kebahagiaan di akhirat. Saya teringat dawuh guru yang mengutip dari kitab karya imam al Ghozali. Yang berisi tentang pentingnya membagi waktu yang seimbang antara bekerja beribadah dan istirahat. Sebab istirahat juga penting untuk menjaga kesehatan fisik agar dapat beribadah dan bekerja dengan baik. Selain itu sang guru juga menjelaskan bahwasanya di negar...

Sibuk kebaikan

Waktu memiliki sifat cepat dan tajam yang jika tidak digunakan untuk kebaikan, akan menebas atau memotong penggunanya. Yaitu membawa kerugian atau penyesalan dikemudian hari. Maka peting sekali kita mengunakan waktu kita untuk perbuatan yang baik. Jangan digunakan untuk perbuatan kemaksiatan  agar kita tidak menyesal dikemudian hari. Dawuh ibu nyai siti saudah, " Lakukanlah amalan wajib dan tambahkanlah amalan-amalan sunah, karena amalan-amalan sunah dapat menambal amalan-amalan yang belum sempurna" Jika setiap hari kita selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan amalan-amalan kecil maupun besar tingkatan iman akan bertambah. Setiap amal sholeh baik perkataan maupun perbuatan, baik amal hati maupun amal jasad pasti akan menambah keimanan. Dan keimanan akan bertambah dengan adanya ketaatan kepada Allah SWT dan kemaksiatan akan berkurang. Seperti halnya jika kita hanya duduk sendirian dan melamun fikiran tidak berkembang dan cenderung ke negatif maka perlu diri...