SANTRI NUSANTARA
UNTUK PERDAMAIAN DUNIA
Hari
santri Nasional diperingati setiap tangal 22
oktober,
semua kalangan ikut serta memperingati hari santri seperti halnya Pon Pes Mbh
Dul (PPMD)/ Nurul Huda Plosokandang
Tulungagung. Para santri mengikuti kegiatan upacara di pemkab tulungagung dan
sebagian di kecamatan kedungwaru.
Pada tanggal 21 Oktober dalam rangka
menyambut hari santri nasional kegiatanya adalah membaca sholawat nariyah, pada tanggal 22 Oktober mengikuti upacara
di Pemkab Tulungagung
dan
sebagian di kantor Kecamatan Kedungwaru, tanggal 23 Oktober kami masih
memperingati
dengan agenda sepakbola api, sebelum dilaksanakan sepak bola api tiap
kamar di koordinir untuk iuran per-anak lima ribu rupiah untuk masak-masak istilah lainya
mayoran.

Gambar diatas ini proses masak, siaangnya kami
sudah mempersiapkan bumbu-bumbunya seperti, bawang merah, bawang putih, cabe, garam,
tumbar, mrica, daun jeruk, daun sere, kunyit, laos, jahe, parutan kelapa selain itu
bahan yang akan di masak memebeli beras, ayam, tempe dan mie. Untuk menu
masakaanya lodho di tambah
denga mie dan tempe. Kami mulai masak setelah sholat isyak
setelah itu sebagian memasak sebagian di halaman masjid untuk persiapan sepak
bola api antar kamar.

Foto ini adaalah kegiatan sepak bola
api dalam rangka
memperingati hari santri nasional.
Bola
yang digunakan terbuat
dari kelapa yang di rendam dengan minyak tanah setelah itu di bakar hingga apinya menyala. Panitia sudah
mempersiapkan bolanya tidak hanya satu saja
kurang lebi 7 bola. sepak bola api sering kita jumpai di Nusantara khususnya di jawa,
sepak bola dengan api selain tradisi hal ini merupakan hiburan dan permainan
yang mengasyikkan, memang
sebagian dari kita ada yang gak berani katanya takut terbakar.
Sepak boal
api ini terdiri dari 23 tim karena permainan ini antar kamar, setiap kamar
mengirimkan empat pemain, untuk ukuran lapangan kurang lebih seukuran lapangan
futsal, untuk garis tepi cukup dengan bambu
seadanya dan gawang yang digunakan hanya bata merah yang ditumpuk, walaupun
demikian cukup meriah karena ada sebagian warga yang juga ikut menyaksikan, karena
kalua sepak bola dengan bola karet itu sudah sering dilakukan akan tetapi sepak
bola api ini jarang dilakukan hanya dilakukan ketika hari santri dan tanggal
satu muharam.
Ada suatu
kejadian yang menegangkan diacara sepak bola tersebut bola keluar
lapangan sehingga mengenai
sarungnya yang duduk santai
di srambi masjid hal ini membuat kaget sehingga mnjadi pusat perhatian, untung saja tidak kenapa-napa. Sepak
bola api selesai sekitar pukul
24.00 setelah kegiatan mujahadahan di lanjutkan pengumuman kemenagan dan pemberiah
hadiah. Untuk hadiahnyapun
cukup sederhanay yaitu makanan ringan, akan tetapi tidak dilihat dari hadiah
yang diberikan akan tetapi proses permainan itulah yang mengasyikkan.

Kegiatan yang terakhir yang ditungu-tunggu adalah
makan makan, karena dari awal sudah mulai terasa lapar apalagi ditambah tenaga yang
terkuras dalam permainan bola api tadi. Kebersamaan
itulah yang membuat bahagia, kebersamaan tercipta bukan dari harta dan tahta tapi
dengan kebersamaan membuatku Bahagia.
Demikian kegiatan dalam rangka
memperingati hari santri nasional, hari santri nasional untuk semua golongan, santri indonesia untuk perdamaian dunia, cukup
sekiat terimakasih..
Komentar
Posting Komentar